Senin 02 Nov 2015 12:27 WIB

Mau Riasan Nuansa Nude? Perhatikan Kunci Utamanya

Rep: C32/ Red: Indira Rezkisari
Penata rias sedang memulas dandanan seorang wanita/ilustrasi
Foto: Reuters
Penata rias sedang memulas dandanan seorang wanita/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Beragam gaya riasan wajah pada 2015 ini mempengaruhi banyak perempuan dalam bereksperimen dengan warna-warna terang. Di 2016 mendatang sepertinya riasan yang akan menjadi tren bukan warna-warna yang mencolok namun lebih kepada nuansa nude.

Wardah sebagai label makeup ternama di Indonesia, berusaha memberikan kemudahan untuk perempuan yang ingin tampil dengan nuansa nude. "Kalau mau dandan nude, kuncinya ada pada foundation," kata penata rias Wardah Carolina Septerita.

Pemakaian makeup bernuansa nude kuncinya ada pada foundation atau alas bedak yang diaplikasikan. Alas bedak tersebut akan memperlihatkan tampilan warna kulit seperti lapisan kedua atau menurut Caroline warnanya masih seperti kulit asli.

Kata kuncinya kata Carolina adalah menemukan warna alas bedak yang paling tepat alias paling mendekati warna kulit asli. Jika alas bedak yang tepat sudah ditemukan, tampilan nude atau natural akan tercapai.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement