REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi atau yang lebih akrab disapa kak seto mengatakan orang tua harus mampu menciptakan komunikasi yang baik terhadap anak-anak. Hal tersebut agar orang tua mengetahui apa yang dilakukan oleh anak termasuk bahan tontonan dan juga bahan bacaan anak.
"Ciptakan komunikasi yang bersahabat pada anak, agar terjalin komunikasi yang baik, bukan komunikasi yang terkesan otoriter," ujar Kak Seto saat dihubungi Republika (12/8).
Ia menjelaskan, dengan terciptanya komunikasi yang bersahabat antara anak dan orang tua maka anak akan mudah menyampaikan hal-hal yang dianggap aneh kepada orang tua. Selain itu orang tua juga mampu menyampaikan kepada anak terkait hal yang layak dikonsumsi khusunya untuk bahan tontonan dan bahan bacaan.
Ia menambahkan, bagi anak yang sudah terlanjur membaca buku atau komik yang mengandung propaganda LGBT maka orang tua harus memperhatikan perkembangan negatif yang terjadi pada anak.
"Jika orang tua menemukan hal tersebut maka harus segera melakukan tretament khusus, seperti mendatangi psikolog dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, seperti badan perlindungan anak" paparnya.