Kamis 15 Sep 2011 21:47 WIB

PKB Dukung Muhaimin Buktikan Diri tak Tersangkut Suap

Rep: Ditto Pappilanda/ Red: cr01
Menakertrans Muhaimin Iskandar
Menakertrans Muhaimin Iskandar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Fraksi PKB di DPR RI, Marwan Jafar, tetap beranggapan bahwa Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang juga Ketua Umum PKB tidak ada kaitannya dengan suap yang membelit dua bawahannya di kementerian.

Sekalipun begitu, PKB mendukung Muhaimin untuk membuktikan dirinya tidak pernah meminta uang kepada perusahaan-perusahaan yang ingin mendapatkan tender PPIDT Kemenakertrans.

"Menakertrans selalu siap bekerja sama dengan KPK untuk membongkar kasus ini. Nama Pak Muhaimin hanya dicatut oleh bawahannya demi mendapatkan uang dari pengusaha itu," ujar Marwan kepada Republika saat dtanggapi soal pemanggilan Muhaimin oleh KPK, Kamis (15/9).

Marwan menyatakan partainya telah mencermati kasus ini sejak awal serta mencari tahu alur kerja program PPIDT mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. "Kementerian hanya memastikan bahwa program tersebut mendapat persetujuan DPR sehingga mendapat alokasi anggaran. Saat dilaksanakan, program dan dana tersebut disalurkan langsung oleh pemerintah daerah, bukan pusat. Jadi Menakertrans tidak mendapat untung apa-apa," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement