REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Kekalahan di Santiago Bernabeu bukan menjadi akhir bagi perjalanan Real Madrid di Copa del Rey musim ini. Sebab, masih ada kesempatan untuk mengungguli Barcelona pada pertandingan leg kedua yang digelar di Camp Nou, Kamis (26/1) mendatang.
Tidak hanya Real Madrid, Barcelona pun harus mengupayakan hal yang serupa jika ingin lolos ke semifinal.
Kendati dapat mengusung trofi Piala Raja musim lalu, rekor kemenangan Barca setelah itu belum pernah terpecahkan lagi oleh Real Madrid. Terlebih pada dua pertarungan el clasico musim ini, pasukan Blaugrana tidak memberi kesempatan Real Madrid meraih keunggulan di Bernabeu.
Bagi Jose Mourinho, sang arsitek Real Madrid, timnya mempunyai kesempatan besar untuk bermain di semi final Copa del Rey. Akan tetapi, dirinya belum mengetahui pasti sejauhmana persiapan timnya untuk berlaga di leg kedua mengingat beberapa pemainnya sedang dalam kondisi kurang maksimal. "Saat ini saya belum mempunyai ide. Saya masih banyak keraguan karena tiga pemain saya kondisinya belum seratus persen," ujar Mou, dikutip laman AS, Selasa (24/1).
Mourinho juga belum bisa memastikan pemain belakangnya, Pepe untuk bermain di duel el clasico selanjutnya. Sebab, pemain asal Portugal itu masih diberikan pengawasan oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), terkait tindakan tidak fairnya menginjak tangan Lionel Messi. Meski begitu, RFEF masih memberi kesempatan Pepe untuk berlaga pada leg kedua Copa del Rey.
Atas kemenangan timnya pada leg pertama, menurut Andres Iniesta hal itu bukan berarti timnya tidak berbuat apa-apa dalam laga selanjutnya. Unggul satu poin agregat di kandang Madrid belum berarti apapun bila dibandingkan lolos ke babak selanjutnya. "Saya mendapatkan perasaan bahwa tim harus mendapatkan yang lebih baik dan mengalahkan Madrid setiap musim," ujar gelandang Barca seperti dilansir laman resmi klub.