REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI - Perdana Menteri baru Libya Mustafa Abushagur, Kamis (4/10), mengatakan dirinya menarik daftar pemerintah yang ia usulkan, hanya sehari setelah ia mengajukannya kepada Kongres Nasional untuk disetujui.
Berbicara melalui TV Libya, Abushagur mengatakan penarikan tersebut disebabkan dirinya ingin mengubah beberapa nama calon. Ia memberitahu Kongres Nasional ia baru akan mengumumkan daftar baru pada akhir pekan ini. "Saya akan mengajukan daftar baru pada Ahad nanti," kata Abushagur.
Abu Shagur, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil perdana menteri Libya, terpilih sebagai perdana menteri baru negara Afrika Utara itu. Abu Shagur dipilih oleh Kongres Nasional pada Rabu (12/9) lalu.
Shagur memenangkan 96 dari 190 suara yang diberikan oleh anggota kongres. Shagur ditugasi untuk membentuk kabinetnya dalam satu bulan.