Selasa 18 Dec 2012 14:15 WIB

Dewan Pers Terima Pengaduan Rizal Mallarangeng

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan pers telah menerima laporan pengaduan substansi dari Rizal Mallarangeng mengenai karikatur pada majalah Tempo.

Dalam sampul depan majalah Tempo, Rizal digambarkan bersama Andi Mallarangeng dan Choel Mallarangeng sedang menggotong dolar dari proyek Hambalang. "Dewan Pers berjanji akan segera mempelajari, mengadakan forum klarifikasi bersama, dan melakukan mediasi antara Tempo dan pihak Rizal," kata anggota Dewan Pers Agus Sudibyo usai menerima Rizal di Jakarta, Selasa (18/12).

Ia menambahkan, Dewan Pers sangat menghargai Rizal karena dengan tulus membawa kasus ini ke Dewan Pers sebagai pemilik wewenang untuk menilai ada atau tidaknya pelanggaran kode etik jurnalistik sebelum ke jalur hukum.

"Tetapi kami belum bisa memastikan seberapa lama kasus ini dapat terselesaikan dan belum dapat memberi kesimpulan seputar hal tersebut," kata Agus.

Rizal Mallarangeng merasa keberatan atas gambar dirinya dengan kedua saudaranya pada sampul depan Majalah Tempo karena gambar tersebut telah memasuki wilayah etik jurnalistik hingga hukum perdata dan pidana. Ia menegaskan dirinya sebagai anggota keluarga Mallarangeng tidak mencampuri urusan hukum yang tengah melanda kedua saudaranya, Andi dan Choel Mallarangeng.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement