Selasa 18 Mar 2014 14:21 WIB

Jokowi: Metro Kapsul Bukan Pengganti Monorel

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Bilal Ramadhan
Monorel
Monorel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, metro kapsul bukan untuk menggantikan proyek monorel. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi tersebut, metro kapsul disiapkan untuk mengisi koridor lain yang belum diisi oleh monorel maupun Mass Rapid Transit (MRT).

Jokowi menjelaskan, proyek MRT yang saat ini sedang dibangun baru akan memiliki dua koridor saja, yaitu Lebak Bulus - Bundaran HI dan Bundaran HI - Kampung Bandan. Sementara, proyek monorel akan dibangun dengan dua jalur, green line (Kuningan - Pejompongan) dan blue line (Kampung Melayu - Mall Taman Anggrek).

"Sebuah kota besar seperti Jakarta butuh puluhan koridor. Kita, MRT dan monorel kan baru dari selatan ke utara, sama timur ke barat," ujar calon presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan tersebut, Selasa (18/3).

Dia kemudian membandingkan Jakarta dengan kota di Eropa Timur. Di sana, kata dia, sebuah kota dengan penduduk 1,8 juta memiliki banyak sekali moda transportasi. Ada metro bawah tanah, trem, dan bus.

"Di sini dengan penduduk 28 juta, kita baru mulai MRT satu line dan monorel dua line. Ya kurang sekali," katanya.

Sementara, mengenai metro kapsul, Jokowi mengatakan bahwa jenis transportasi tersebut memiliki kapasitas sekali angkut yang lebih kecil jika dibandingkan dengan monorel. Namun, jumlah penumpang yang dapat diangkut perharinya lebih besar. Meski demikian, ia belum bisa memberikan perbandingan angkanya.

"Masih dihitung, nanti kalau sudah selesai baru dibuka," katanya.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, konsep metro kapsul pertama kali ditawarkan oleh investor lokal. Saat ini, kata dia, Pemprov masih melakukan kajian untuk melihat prospek proyek ini ke depannya. "Yang paling penting semua jenis transportasi itu saling terintegrasi yang satu dengan yang lain," ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement