Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Raja Arab Hanya Bisa Imbau Diyat Diturunkan

Senin 24 Mar 2014 19:01 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Muhammad Hafil

Muhaimin Iskandar

Muhaimin Iskandar

Foto: Republika-Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah masih terus mengupayakan negosiasi intensif untuk menurunkan angka diyat bagi Satinah, TKI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi.

"Dari  informasi yang kami peroleh dari kalangan kedutaan, raja Arab Saudi hanya  mengimbau keluarga untuk menurunkan tuntutan diyat. Penentuan diyat merupakan wewenang keluarga,” kata Muhaimin, Senin, (23/3).

Menurut Muhaimin, uang diyat yang dibebankan kepada Satinah terlalu besar dan tidak rasional. “Untuk kasus yang sama, biasanya diyat hanya setara dengan Rp 1 miliar,"katanya.

Untuk Darsem, yang diancam hukuman mati sebelumnya saja, kata Muhaimin, Indonesia  membayar sekitar Rp 4 miliar. Makanya diyat untuk Satinah mahal sekali.

Seperti diketahui, diyat yang harus dibayarkan bagi Satinah sebanyak  Rp 21 miliar.  Uangnya yang sudah terkumpul baru  Rp 12 miliar sehingga kurang Rp 9 miliar lagi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile