REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Pergerakan Tunisia, Nahda, Rashid Al-Ghannouchi mengungkapkan pada khotbah Jumat pekan lalu, jika pembantaian Israel di Jalur Gaza melibatkan negara, partai dan organisasi yang turut bertanggungjawab atas agresi tersebut karena diamnya mereka.
Lebih jauh, Rashid menuduh negara-negara Arab, yang ia tidak sebutkan namanya, ikut mendanai aksi terorisme negara zionis tersebut. Dia juga menuding PBB telah gagal untuk mempertahankan hak asasi manusia yang dirusak di Gaza.
"Tidak ada netralitas dalam perang ini. Anda harus memilih mendukung keadilan atau tirani dan penjajahan,"ujarnya seperti dikutip dari middle east monitor. Dia pun menyebutkan sejumlah polling di Eropa yang mengungkapkan, jika para pemuda mendukung warga Palestina.
"Mesin media zionis kali ini tak sukses menggiring opini publik internasional. Protes muncul di berbagai belahan dunia untuk menentang aksi terorisme yang dipertontonkan oleh Israel,"ujarnya.