Selasa 14 Oct 2014 19:25 WIB
Malaysia Cekal Ulil Abshar

Hasyim Muzadi: Ulil Nggak Usah Aneh-Aneh

Rep: C60/ Red: Bayu Hermawan
KH Hasyim Muzadi
KH Hasyim Muzadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi menganggap pencekalan Malaysia terhadap aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla, sebagai sebuah sikap yang wajar yang diambil oleh pemerintah Malaysia.

"Karena dia (Ulil) sejarahnya aneh-aneh, ya nggak salah yang nyekal," ucapnya di sela-sela acara  Silaturrahmi Tokoh Nasional Lintas Agama, di Gedung ICIS Kebayoran, Jakarta Selatan, (14/10).

Hasyim menimbau agar Ulil untuk tidak melakukan tindakan yang di luar kewajaran umat beragama. "Agama ya begitu itu, mau dibikin aneh-aneh gimana lagi. Yang wajar saja lah. Jangan aneh-aneh," katanya.

Sebelumnya, Ulil dikabarkan dicekal untuk Masuk negeri Jiran lantaran dikhawatirkan menyebarkan paham liberal dalam beragama. Paham liberal Ulil dianggap berpotensi merusak akidah. Ulil sebelumnya diundang ke Malaysia untuk menjadi pembicara dalam sebuah seminar.

Namun Ulil membantah, bahwa pencekalannya sejatinya merupakan dampak dari perebutan eksistensi politik antar kelompok Islam di Internal Malaysia. Dia menyayangkan adanya pencekalan tersebut.

"(pencekalan) ini, efek dari permainan politik di internal Malaysia," ujar Ulil.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement