REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pada awal karir bersama Watford medio 2000an, Ashley Young membangun reputasi sebagai salah satu winger berbahaya di ranah Inggris.
Posisi yang sama tetap dilakoni Young ketika membela Aston Villa (2007-2011) serta saat hengkang ke Manchester United tiga tahun silam. Namun, tatkala tampuk kepemimpinan United berpindah ke Louis Van Gaal, Young harus rela berpindah posisi.
Van Gaal menempatkan pemain kelahiran Stevenage sebagai bek kiri dalam skema 3-5-2 atau 4-3-1-2 yang dikedepankan sang meneer. Sejauh ini, Young sukses menjalankan peran tersebut dengan apik. Termasuk tatkala United mengalahkan Hull City dalam lanjutan Liga Primer di stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (29/11).
"Sejujurnya ini posisi baru bagi saya. Tapi, saya mengerti pekerjaan yang harus dilakukan sebab kami berlatih selama berminggu-minggu," ujar Young, seperti dilansir laman resmi klub, Ahad (30/11).
Menghadapi Hull maupun laga-laga sebelumnya, Young memahami betul apa yang harus dilakukan. "Semua berotasi dan semua bergerak. Saya pikir Hull tidak bisa mengatasinya," kata Young.
Lebih lanjut, pria 29 tahun ini memuji penampilan yang ditampilkan para pemain. "Kami harus mencetak gol sejak awal, menyerang dengan agresif, menerapkan garis pertahanan tinggi," ujar Young. "Semua terbayarkan," kata pemain bertinggi 175 cm tersebut.