Rabu 13 May 2015 16:18 WIB

Ekonomi Jerman Diatur untuk Tetap Tumbuh Moderat

Kanselir Jerman, Angela Merkel
Foto: AP
Kanselir Jerman, Angela Merkel

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Ekonomi Jerman, terbesar di Eropa, tumbuh 0,3 persen pada kuartal pertama 2015, sedikit lebih lambat dari yang diperkirakan. Kementerian Ekonomi Jerman mengatakan ekonomi akan tetap tumbuh moderat ke depannya karena solidnya permintaan domestik.

Kementerian mengatakan, perdagangan luar negeri tetap akan berkontribusi positif pada pertumbuhan PDB. Nilai tukar euro yang lemah telah meningkatkan kompetisi pada barang dan jasa yang berasal dari Jerman.

Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat sebesar 0,3 persen dalam harga, kalender dan persyaratan disesuaikan secara musiman pada periode Januari-Maret dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, Destatis mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Para analis telah memproyeksikan pertumbuhan kuartal pertama 0,5 persen setelah PDB ekspansi 0,7 persen pada kuartal keempat 2014. "Ekonomi Jerman melanjutkan jalur pertumbuhan, tetapi pada momentum yang sedikit lebih lambat di kuartal pertama," kata Destatis.

Penggerak utama pertumbuhan adalah permintaan domestik, dengan pengeluaran sektor rumah tangga dan sektor publik meningkat. Investasi juga meningkat, terutama di konstruksi dan peralatan. Ekspor meningkat sedikit dan impor naik lebih kuat.

Pada perbandingan 12-bulan, PDB tumbuh sebesar 1,1 persen pada periode Januari-Maret dibandingkan dengan tiga bulan yang sama tahun sebelumnya, kata Destatis. Kantor statistik mengatakan akan mempublikasikan laporan yang lebih rinci komponen-komponen PDB yang berbeda pada 22 Mei.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement