REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Seorang pasien berkewarganegaraan Taiwan bernama Di Jian Lie (37 tahun) diduga mengidap virus Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS CoV). Di Jian hingga malam hari ini (18/6) masih dirawat dalam ruang terisolir khusus di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.
Sehubungan dengan itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Tjandra Yoga Aditama memastikan, Di Jian negatif mengidap virus MERS. Tjandra menuturkan, riwayat pasien tersebut tidak terlalu bersesuaian dengan riwayat pengidap MERS pada umumnya.
“Baik dari sudut riwayat perjalanan (tidak ke Arab dan tidak ke Korea dan daerah dengan penularan MERS luas), gejala pernapasan tidak terlalu menonjol, pemeriksaan, dan lain-lain,” kata Tjandra Yoga Aditama, Kamis (18/6), dalam keterangan tertulis yang diterima //Republika//.
Namun, lanjut Tjandra, demi kewaspadaan, maka sampel dari pasien diperiksa di Laboratorium BSL 3 Balitbangkes Kemenkes RI. Demikian pula, pemeriksaan PCR pasien tersebut baru saja selesai jelang petang hari ini.
“Di mana kami lakukan pemeriksaan secara paralel. Hasilnya, negatif MERS CoV dan negatif influenza,” tegas Tjandra.