Sabtu 20 Jun 2015 15:11 WIB

Jelang Lebaran, 80 Persen SPBU Jual Gas Melon

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Satya Festiani
Gas ukuran 3 kg alias gas melon.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Gas ukuran 3 kg alias gas melon.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- 80 persen dari sekitar 673 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta disiapkan sebagai outlet penjualan gas LPG isi 3 kilogram (tabung melon). Hal ini untuk menjamin ketersediaan gas bersubsidi konsumsi rumah tangga tersebut, pada saat terjadi lonjakan permintaan konsumen untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri dan musim libur lebaran nanti.

GM Pertamina Marketing Opertion Region (MOR) IV, Kusnendar mengatakan, selain SPBU, pihaknya akan menambah penjualan gas LPG tabung melon di sejumlah modern outlet pada H-10 hingga H+10 lebaran.

“Pertamina ingin memastikan masyarakat mudah mendapatkan gas LPG 3 kilogram saat lebaran dan masa liburan lebaran nanti,” ungkapnya di Semarang, Sabtu (20/6).

Untuk itu, masih jelas Kusnendar, Pertamina MOR IV juga menambah stok gas LPG tabung melon hingga 10 persen dari rata- rata harian normal pada H-10 hingga H+10 Lebaran nanti. Sedangkan untuk gas LPG tabung 12 kilogram, penambahan stok juga dilakukan hingga sebesar 5 persen dari rata- rata harian normal, pada periode waktu yang sama.

Pertamina MOR IV juga menyiapkan berbagai langkah dalam mendukung kesiapan layanan Ramadhan dan Lebaran 1436 Hijriyah ini.  Antara lain dengan menyiagakan Depot/ Terminal LPG beroperasi 24 jam.

Termasuk menambah armada skid tank agar dapat beoperasi tiga sift dalam 24 jam. “Sehingga proses pengangkutan gas LPG dari depo ke stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) dapat diilakukan kapanpun, selama 24 jam,” tambahnya.

Upaya lainnya diantaranya menyiapkan delapan SPBE Kantong LPG 3 kilogram dan tujuh SPBE Kantong untuk LPG 12 kilogram, membentuk agen dan pangkalan satgas yang siap buka pada hari libur lebaran.

“Termasuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk membantu menyiapkan jalur, akses distribusi jika terjadi kepadatan arus lalulintas di jalur distribusi gas LPG tersebut,” tegasnya.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement