Rabu 18 Nov 2015 16:05 WIB

Pemkab Tata Sungai Prajagumiwang, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Ilustrasi sungai.
Foto: Antara/M Agung Rajasa
Ilustrasi sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pernyataan Menko Maritim dan Sumberdaya RI, Rizal Ramli ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Indramayu, Selasa (17/11) kemarin memotivasi Pemkab Indramayu untuk all out melakukan penataan lingkungan, khususnya di sepanjang Sungai Prajagumiwang.

Dikatakan demikian, karena Menko Rizal Ramli mengatakan, potensi perikanan Indramayu, khususnya di Karangsong sangat besar. Namun, kata Menko Rizal, infrastruktur di sekitar Pelabuhan Perikanan Karangsong itu kurang mendukung.

“Pemkab sangat termotivasi dengan kritikan Pak Menko Rizal. Pokoknya kita akan all out melakukan penataan sepanjang Sungai Prajagumiwang yang menjadi penyangga utama Pelabuhan Perikanan Karangsong,” tegas Bupati Indramayu, Anna Sophana, saat dikonfirmasi Selasa (18/11).

                

Dijelaskan Bupati Anna, sebenarnya Pemkab Indramayu sudah melakukan berbagai upaya penataan agar aliran Sungai Prajagumiwang dan kawasan pantai di Karangsong menjadi bersih. Kata dia, aliran Sungai Prajagumiwang saat ini tengah dilakukan penataan dan pengerukan sungai sejak 12 November 2015 dan akan berakhir pada tanggal 26 Desember 2015 mendatang, sesuai dengan SPK Dinas PSDA Tamben Nomor 027/876.1/SPP/XI/D.PSDA Tamben.

Melalui kontrak kerja tersebut, kata Anna, maka lingkungan di sepanjang Sungai Prajagumiwang akan ditata. Ada pun penataannya untuk tahap awal melakukan normalisasi sungai. Dengan normalisasi dan perbaikan sungai ini, diharapkan Sungai Prajagumiwang akan bersih dan semakin sehat.

“Namun saat Menko Rizal berkunjung ke Indramayu, memang sungaai dalam keadaan kotor. Ini terjadi karena memang sedang ada proses pekerjaan, yaitu pengerukan sedimentasi sungai dan sampah,” ujar Anna.

                

Bupati menambahkan, Pemkab Indramayu tidak bisa bekerja secara sendiri untuk mengelola lingkungan, namun harus didukung dengan kerjasama dengan masyarakat sekitarnya agar kelestarian lingkungan bisa terwujud.

                

Setelah dilakukan pengerukan pada November ini, selanjutnya sepanjang sungai Prajagumiwang pada 2016 mendatang akan dilakukan perencanaan DED dari BBWS Cimanuk Cisanggarung untuk disandar dan dijadikan taman seperti Cimanuk. Bahkan, ujar Bupati, produksi perahu dan kapal dan juga industri ikan asin yang ada disepanjang sungai Prajagumiwang akan dilakukan relokasi diareal Karangsong.

                

Ketua Paguyuban Pantai Lestari Karangsong Ali menambahkan, Pemkab Indramayu memang sejak November sedang melakukan normalisasi Sungai Prajagumiwang. “Kami sangat mengapresiasi upaya pemkab dalam menata dan menormalisasi Sungai Prajagumiwang. Upaya ini akan berdampak positif bag peningkatan perekonomian masyarakat, juga pengembangan pengembangan Pelabuhan Perikanan dan hutan mangrove Karangsong,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement