REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhamad Idrus melihat disparitas antara orang kaya dan miskin di Jakarta saat ini sudah terlalu lebar. Untuk menguranginya, Idrus yang juga Ketua Koperasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan melakukan tiga hal yang menjadi fokus ke depan.
Pertama, menciptakan satu juta pengusaha muda dan fokus ke masjid. “Yang pertama, sumber daya manusia (SDM)-nya kita,” ujar Idrus saat berpidato dan menyampaikan materi dalam Pendidikan dan Latihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Sabtu (5/3).
Kedua, kata dia, adalah infrastruktur. Bukan hanya fisik tapi juga infrastruktur ekonomi. “Artinya negara hadir dengan memberikan modal murah, memberikan instrumen-instrumen agar pertumbuhan ekonomi ke depan itu tidak hanya terfokus di wilayah-wilayah seperti Sudirman, Thamrin, tapi di level terendah yaitu masjid,” papar Idrus yang akan maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta dengan tagline #JakartaKEREN ini.
Fokus ketiga, tambah dia, ialah menciptakan lingkungan yang mendukung para pengusaha muda ini, yang lahir atau berbasis dari masjid itu terkondisikan. Sehingga mereka terinspirasi dan terbangun dirinya untuk menjadi pengusaha.
“Inilah yang akan membangkitkan ekonomi Jakarta ke depan, sehingga diparitas antara si kaya dan si miskin semakin kecil,” jelasnya.
Idrus menginginkan agar pusat-pusat ekonomi bukan hanya dinikmati kelompok-kelompok yang punya akses pada kekuatan tertentu.
Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Ali Al-Idrus menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Idrus sejalan dengan apa yang dipikirkan.