REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Perseteruan antara kandidat presiden Partai Republik Ted Cruz dan Donald Trump semakin personal. Cruz telah menuduh Trump menyebarkan rumor terkait perselingkuhannya.
BBC News melaporkan, Sabtu (26/3), Cruz mengatakan kepada wartawan bahwa Trump berada di balik cerita National Enquirer yang menuduh dirinya berselingkuh. Cruz menyebut cerita tersebut sampah dan penuh kebohongan.
"Ini adalah tabloid penuh noda dan berasal dari Donald Trump dan kaki tangannya," ujar Cruz. Sebagai bukti ia menunjukkan salah satu kutipan di majalah tersebut yakni mantan penasihat kampanye Trump Roger Stone.
Ia juga mencatat bahwa Direktur Enquirer, David Pecker, merupakan teman dekat Trump. Saat ditanya apa Cruz akan mendukung Trump jika nanti terpilih mewakili Republik, ia tak menjawab secara langsung.
"Saya tak bisa mendukung orang yang menyerang istri dan keluarga saya," katanya.
Sementara Trump dalam sebuah pernyataan membantah hal tersebut. Menurutnya ia sama sekali tak ada hubungannya dengan rumor yang beredar soal Cruz.