REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri meminta anak asuhnya tetap membumi meski memuncaki klasemen sementara Serie A. Juve unggul enam poin di atas Napoli hingga pekan ke-32.
Allegri mencoba mengambil pelajaran dari Barcelona. Dalam sepekan sejak kalah dari Real Madrid di El Clasico, Barcelona dilanda inkonsitensi.
Di liga, raksasa Katalan tinggal berjarak empat poin dengan tim peringkat kedua Atletico Madrid. Lionel Messi dan rekan-rekan sudah tersingkir dari Liga Champions. Kalah agregat 2-3 lawan Atletico pada babak perempat final.
"Setiap kesalahn bisa dibayar mahal. Saya melihat contoh Barcelona. Pekan lalu mereka favorit memenangkan liga dan masih berada di Liga Champions, tujuh hari kemudian, mereka keluar dari Eropa, dan poin di liga dipangkas," kata Allegri dikutip Football Italia, Sabtu (16/4).
Menurut Allegri, sampai secara matematis sudah dipastikan, baru semua bisa bicara. Saat ini fokus dan persiapan, kata dia, sangat penting.
Pada pekan ke-33, Bianconeri bertemu Palermo. Laga kedua tim berlangsung di stadion Renzo Barbera , Ahad (17/4) malam WIB. "Saya yakin mereka akan menekan kami, karena mereka tidak terbiasa bertahan," ujar allenatore berusia 48 tahun ini.