Ahad 25 Mar 2018 07:14 WIB

Jelang Pilkada, Kapolda Sumut: Ujaran Kebencian Marak

Kapolda mengimbau warga segera melaporkan hoaks dan ujaran kebencian.

Red: Ratna Puspita
Irjen Pol Paulus Waterpauw
Irjen Pol Paulus Waterpauw

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN — Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpau mengatakan, polisi menemukan perkembangan ujaran kebencian, isu hoaks, dan provokatif marak. Khususnya terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di Provinsi Sumut.

"Mari kita bersama-sama menolak dan mengantisipasi disebarnya berita hoax (bohong)," kata Paulus, dalam sambutannya ketika tatap muka dan silaturahim dengan Unsur Muspida, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, di Kota Binjai, Sabtu (24/3).

Kapolda mengimbau warga untuk segera laporkan bila menemukan berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memicu konflik sosial. "Tingkatkan rasa toleransi dan tali silaturahim antar yang satu dengan yang lain," ujar Paulus.

Ia mengajak semua pihak untuk memelihara rasa aman dan kondusif dari keberagaman di Kota Binjai, Sumatra Utara. "Tingkatkan pertemuan-pertemuan dan dialog antarumat beragama guna menciptakan rasa kesatuan," kata Kapolda Sumut.