Rabu 19 Feb 2020 23:27 WIB

Magetan Kirim 20 Ribu Masker Bagi Warganya di Hong Kong

Magetan mengirim 20 ribu masker untuk pekerja migran asal daerahnya di Hong Kong.

Red: Reiny Dwinanda
Masker. Magetan mengirimkan 20 ribu masker untuk pekerja migran asal daerahnya di Hong Kong.
Foto: Antara/Galih Pradipta
Masker. Magetan mengirimkan 20 ribu masker untuk pekerja migran asal daerahnya di Hong Kong.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN - -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, mengirimkan sebanyak 20 ribu masker untuk warganya di Hong Kong, seiring merebaknya wabah virus corona tipe baru, covid-19. Plt Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Magetan Saif Muchlisun mengatakan, puluhan ribu masker tersebut dikirim oleh Bupati Magetan Suprawoto melalui Kantor Pos Indonesia cabang Magetan pada Rabu ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong.

"Bapak Bupati terus mengikuti perkembangan warga Magetan yang bekerja sebagai pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Beliau berharap semuanya sehat dan tidak tertular virus corona," ujar Saif kepada wartawan di Magetan, Rabu.

Baca Juga

Bupati juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Magetan agar terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memantau perkembangan warga Magetan di sana. Sesuai data, ada sekitar 3.000 pekerja migran asal Magetan yang bekerja di Hong Kong saat ini. Mereka diminta untuk terus menjaga kesehatannya.

"Diharapkan, bantuan masker yang dikirim Pemkab Magetan tersebut dapat membantu para pekerja migran Indonesia dalam memenuhi kelangkaan masker guna mencegah sebaran virus tersebut," katanya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang telah menetapkan situasi darurat global terkait mewabahnya virus covid-19. Virus corona mulai terdeteksi menjangkiti manusia di Wuhan, China, pada Desember 2019, kemudian sejak Januari 2020 mewabah di wilayah itu hingga ke beberapa negara lain di dunia, di antaranya Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, Vietnam, Kamboja, Thailand, Nepal, Sri Lanka, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Uni Emirat Arab.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement