REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Seorang wanita pemandu tur asal Prefektur Osaka, Jepang, dinyatakan kembali positif corona. Padahal, perempuan yang dikabarkan berusia sekitar 40 tahun ini sebelumnya merupakan pasien terinfeksi corona dan dinyatakan sembuh.
Berdasarkan pernyataan pemerintah daerah Osaka, Rabu (26/2), wanita tersebut teruji positif corona setelah mengalami gejala sakit tenggorokan dan nyeri dada. Dia pertama kali dinyatakan positif corona pada akhir Januari, kemudian dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan pulih pada 1 Februari.
Wanita tersebut menjadi pasien pertama dengan kasus infeksi berulang di Jepang. Padahal, saat ini umlah kasus terkonfirmasi corona masih mencapai 186 kasus. Angka tersebut terpisah dari 704 kasus yang terjadi di kapal pesiar Diamond Princess.
Wabah virus corona muncul di Jepang seiring dengan persiapan Olimpiade Tokyo 2020. Kompetisi tersebut rencananya akan digelar akhir Juli mendatang, dan pawai obor yang akan dimulai pada akhir Maret.
Pemerintah Jepang mendesak agar penyelenggaraan acara-acara besar dan kejuaraan olahraga dibatasi untuk dua pekan saja demi menahan penyebaran virus corona. Pada saat yang sama, Jepang juga menjanjikan bahwa ajang Olimpiade masih akan dilangsungkan di Tokyo.