Sabtu 18 Jul 2020 11:04 WIB

Longgarkan Lockdown, Covid-19 Argentina Capai Rekor Harian

Argentina melonggarkan aktivitas sosial secara bertahap hingga 2 Agustus 2020.

Rep: Febryan A/ Red: Friska Yolandha
Pemerintah Argentina pada Jumat (17/7) memutuskan untuk melonggarkan pembatasan sosial. Ironisnya, pada hari yang sama, jumlah kasus harian di negeri itu malah mencapai rekor tertingginya.
Foto: AP Photo/Natacha Pisarenko
Pemerintah Argentina pada Jumat (17/7) memutuskan untuk melonggarkan pembatasan sosial. Ironisnya, pada hari yang sama, jumlah kasus harian di negeri itu malah mencapai rekor tertingginya.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Pemerintah Argentina pada Jumat (17/7) memutuskan untuk melonggarkan pembatasan sosial. Ironisnya, pada hari yang sama, jumlah kasus harian di negeri itu malah mencapai rekor tertingginya.

Presiden Argentina Alberto Fernandez mengatakan, setelah empat bulan dilakukan pembatasan, pihaknya akan melakukan pelonggaran secara bertahap. Tahap pertama akan berlangsung hingga 2 Agustus 2020.

Baca Juga

Pemerintah akan mengizinkan kembali toko, salon, dan beberapa layanan profesional lainya dibuka kembali di ibukota Buenos Aires, yang telah berada di bawah pembatasan keta sejak 20 Maret lalu. Kegiatan rekreasi luar ruang juga akan diizinkan. Namun sekolah-sekolah masih akan tetap ditutup.

Keputusan membuka pembatasan sosial itu sebenarnya tak terlepas dari banyaknya tekanan kepada pemerintah. Kelompok oposisi di parlemen mengkritik pembatasan yang terlalu lama. Begitupun masyarakat yang meminta Buenos Aires segera dibuka dengan melakukan aksi demonstrasi di jalanan.