Selasa 27 Apr 2021 14:46 WIB

PDIP Apresiasi Sikap PKS Jadi Oposisi

PDIP dan PKS membahas sejumlah persoalan bangsa saat bertemu pada Selasa pagi.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan
Petinggi PKS dan PDIP bertemu di kantor DPP PDIP, di Menteng, Jakarta, Selasa (27/4).
Foto: Istimewa
Petinggi PKS dan PDIP bertemu di kantor DPP PDIP, di Menteng, Jakarta, Selasa (27/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan, di Menteng, Jakarta, Selasa (27/4). Politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan dalam pertemuan tersebut keduanya membahas sejumlah isu.

"Bahas penanganan Covid, penguatan ekonomi nasional, hingga peningkatan kualitas pemilu dan demokrasi," kata Mardani, Selasa (27/4).

Baca Juga

Mardani mengatakan, silaturahim yang dilakukan pada bulan Ramadhan antara PKS dan PDIP bertujuan untuk membangun persatuan kekuatan nasionalis dan agamis untuk memajukan negeri. Dalam pertemuan tersebut, Mardani menyebut PDIP mengapresiasi sikap PKS yang menjadi oposisi. 

"PDIP mengingatkan menjadi oposisi itu bagus. Pengalaman 10 tahun PDIP menjadi oposisi menjadi bekal memerintah sekarang. PDIP apresiasi sikap PKS menjadi oposisi," ucapnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Ketua DPP Mardani Ali Sera, Anis Byarwati, Sukamta, dan Ecky Awal. Petinggi PDIP yang hadir, di antaranya Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto, Ahmad Basarah, Djarot Saiful Hidayat, Zuhairi Misrawi, dan Hamka Haq. 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْ حَاۤجَّ اِبْرٰهٖمَ فِيْ رَبِّهٖٓ اَنْ اٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ ۘ اِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّيَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۙ قَالَ اَنَا۠ اُحْيٖ وَاُمِيْتُ ۗ قَالَ اِبْرٰهٖمُ فَاِنَّ اللّٰهَ يَأْتِيْ بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِيْ كَفَرَ ۗوَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya, karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” dia berkata, “Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim berkata, “Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat.” Maka bingunglah orang yang kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.

(QS. Al-Baqarah ayat 258)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement