Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pendapat Syekh Ali Jum'ah Soal Orang Bunuh Diri

Kamis 08 Jul 2021 09:00 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil

Pendapat Syekh Ali Jumah Soal Orang Bunuh Diri. Foto: Syekh Ali Jumah

Pendapat Syekh Ali Jumah Soal Orang Bunuh Diri. Foto: Syekh Ali Jumah

Foto: Blogspot.com
Syekh Ali Jum'ah memberikan pandangan soal orang bunuh diri.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Mantan Mufti Besar Mesir Syekh Ali Jum'ah, mengatakan orang yang melakukan bunuh diri bukanlah seorang kafir. Dia menyebut Allah SWT mencintai semua orang dan memahami motif di balik bunuh diri.

Dalam sebuah wawancara dengan CBC "Min Masr", Syekh Ali menambahkan dalam Syariah atau hukum Islam, bunuh diri adalah tindakan kejahatan karena orang tersebut tanpa malu-malu melemparkan dirinya ke hadapan Allah SWT.

Baca Juga

Dilansir di Egypt Independent, Kamis (8/7), Dia menambahkan mereka yang melakukan bunuh diri adalah sosok yang jahat. Meski demikian, Tuhan Yang Maha Esa mengetahui motif mereka melakukan hal tersebut, baik psikologis atau alasan lainnya.

"Kita tidak boleh kasar (terhadap seseorang yang melakukan bunuh diri) dengan mengeluarkan penilaian sendiri. Dia bukan kafir, tapi perbuatannya dianggap haram dan orang yang melakukan dosa besar akan dihukum oleh Allah," kata Syekh Ali.

Dia menekankan orang yang bunuh diri berhak menerima layanan seperti jenazah lainnya, yaitu mandi, kain kafan dan doa. Mereka sangat membutuhkan doa dan Allah SWT mencintai manusia.

Mantan Mufti Agung Mesir itu menjelaskan dunia bukanlah tempat tinggal yang penuh kenyamanan maupun kebahagiaan, melainkan tempat pencobaan dan kesengsaraan.

Syekh Ali menuntut agar siapa pun yang berpikir untuk bunuh diri mengingat bahwa dunia bukan miliknya. Apa yang terjadi padanya adalah ujian dari Allah SWT dan akan mendapatkan balasannya di akhirat.

"Allah SWT, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, di antara sifat-sifat-Nya adalah rahmat dan Dia mencintai semua orang. Jadi kita harus berserah diri dan menerima segala sesuatu dari-Nya. Segala sesuatu yang terjadi pada kita, dari kematian dan kesusahan yang berkaitan dengan akhirat. Jika setiap orang tahu apa yang Tuhan simpan untuknya, dia akan berharap lebih dan lebih,” kata Syekh Ali.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile