Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Booster Vaksin Sinovac, Kemenkes: Tunggu WHO

Selasa 27 Jul 2021 20:56 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Fuji Pratiwi

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Kemenkes masih menunggu rekomendasi WHO terkait booster vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Kemenkes masih menunggu rekomendasi WHO terkait booster vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum.

Foto: Dok Kemenkes
WHO belum memberikan rekomendasi booster vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak negara yang mewajibkan penerima vaksin Covid-19 dari Sinovac untuk mendapatkan satu lagi vaksinasi penguat (booster) merek dari Eropa. Kendati demikian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum berencana memberikan booster untuk masyarakat umum karena belum ada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO).

"Kita tunggu rekomendasi WHO ya," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Republika, Selasa (27/7).

Ia menambahkan, WHO belum memberikan rekomendasi. Apalagi, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) juga merekomendasikan vaksin dosis ketiga untuk masyarakat diberikan 12 bulan kemudian.

"Yang kedua, ini tentu perlunya suatu kajian ilmiah yang sudah memang sudah dipublikasikan, seperti apa vaksin diberikan? Jangka waktunya berapa lama?" kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA