Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polisi Blokir Rekening Mafia Tanah Kasus Nirina Zubir

Kamis 18 Nov 2021 08:50 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Polisi memblokir rekening rekening lima tersangka terkait kasus mafia tanah berdasarkan laporan artis Nirina Zubir (ilustrasi).

Polisi memblokir rekening rekening lima tersangka terkait kasus mafia tanah berdasarkan laporan artis Nirina Zubir (ilustrasi).

Foto: dok Bango
Tiga tersangka sudah ditahan, sementara dua lainnya masih dalam pemeriksaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memblokir rekening lima tersangka terkait kasus mafia tanah berdasarkan laporan artis Nirina Zubir.

"Hari ini kami blokir," kata Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi di Jakarta, Kamis (18/11).

Baca Juga

Petrus mengungkapkan, kasus tersebut dilaporkan Nirina ke Subdit Harda Polda Metro Jaya pada Juni 2021. Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Yusri Yunus, mengungkapkan, tiga tersangka dalam kasus tersebut telah ditahan. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pemeriksaan.

"Sekarang sudah lima tersangka yang sudah kami amankan. Tiga sudah ditahan dan dua masih diperiksa," kata Yusri.

Salah satu tersangka dalam kasus tersebut diketahui bernama RK merupakan orang dekat di keluarga Nirina. RK diketahui pernah bekerja sebagai asisten rumah tangga di keluarga Nirina.

Tersangka lainnya yang telah ditahan di Polda Metro Jaya, yakni suami RK dan satu orang yang berperan sebagai notaris. Sedangkan dua tersangka lainnya yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya diketahui sebagai notaris yang turut terlibat dalam kasus tersebut. Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap kelima tersangka yakni pasal berlapis Pasal 378. 372, dan 263 KUHP tentang penipuan dan pemalsuan dokumen.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile