Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

Ketidakhadiran Ganjar dan Sindiran 'Jeruk Makan Jeruk' Puan

Kamis 20 Jan 2022 09:17 WIB

Rep: Binti Sholikah, Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus raharjo

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Moeljono (kanan) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) memberikan Surat Hak Penempatan (SHP) kepada perwakilan pedagang saat peresmian Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022). Pasar Legi yang terbakar pada 2018 tersebut telah direvitalisasi dan diresmikan dengan kapasitas bangunan pasar berjumlah 306 unit kios, 2190 los dan plataran 700 pedagang, yang diharapkan meningkatkan roda perekonomian di Kota Solo.

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Moeljono (kanan) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) memberikan Surat Hak Penempatan (SHP) kepada perwakilan pedagang saat peresmian Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022). Pasar Legi yang terbakar pada 2018 tersebut telah direvitalisasi dan diresmikan dengan kapasitas bangunan pasar berjumlah 306 unit kios, 2190 los dan plataran 700 pedagang, yang diharapkan meningkatkan roda perekonomian di Kota Solo.

Foto: Antara/Maulana Surya
Elektabilitas Puan jauh tertinggal dari Ganjar Pranowo di sejumlah lembaga survei.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO--Ketua DPR Puan Maharani meresmikan Pasar Legi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022). Dalam peresmian ini, selain dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga dihadiri kepala daerah wilayah eks Karesidenan Surakarta maupun mantan kepala daerah.

Terlihat hadir Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beserta mantan wali kota Solo beserta wakilnya, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang membawahi wilayah Solo justru tak terlihat pada acara peresmian kali ini.

Baca Juga

Rudyatmo mengeklaim, peresmian Pasar Legi jadi sejarah baru karena diresmikan bukan oleh pejabat eksekutif. Peresmian justru dilakukan Ketua DPR yang sewajarnya melekat tiga fungsi sebagai legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

"Ya ini sejarah. Karena ya mohon maaf bukan kita rasa tidak suka dan sebagainya enggak. Kan saya tahu aturan juga. Jadi kalau peresmian itu kan tugasnya eksekutif. Legislatif kan mempunyai tugas legislasi, budgeting dan kontroling atau pengawasan. Sehingga kalau ini diresmikan oleh Mbak Puan selaku Ketua DPR RI ya baru kali ini pembangunan diresmikan oleh Ketua DPR RI. Mudah-mudahan selanjutnya juga ada seperti itu," tutur Rudyatmo, Kamis (20/1/2022).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, ini juga menjelaskan ketidakhadiran Ganjar pada acara peresmian. Rudy mengaku sudah menghubungi Ganjar via telepon pada Rabu (19/1) malam. Dari percakapannya dengan Ganjar, Rudyatmo mendapatkan informasi ketidakhadiran Ganjar karena sudah memiliki agenda lain di Jakarta.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile