Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Kendari Capai 91,47 Persen

Ahad 23 Jan 2022 05:44 WIB

Red: Hiru Muhammad

Tim medis Polresta Kendari melakukan vaksinasi COVID-19 dengan mendatangi pedagang di lapak jualannya di Pasar Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (4/1/2022). Untuk mencapai target vaksinasi COVID-19, pihak pemerintah setempat bersama TNI dan Polri membuat 23 titik lokasi vaksinasi setiap hari di lokasi berbeda agar pada Maret 2022 target dapat tercapai.

Tim medis Polresta Kendari melakukan vaksinasi COVID-19 dengan mendatangi pedagang di lapak jualannya di Pasar Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (4/1/2022). Untuk mencapai target vaksinasi COVID-19, pihak pemerintah setempat bersama TNI dan Polri membuat 23 titik lokasi vaksinasi setiap hari di lokasi berbeda agar pada Maret 2022 target dapat tercapai.

Foto: Antara/Jojon
Vaksinasi terus digenjot di semua fasilitas kesehatan di seluruh Kota Kendari

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI-- Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyatakan cakupan vaksinasi dosis pertama di daerah itu mencapai 91,47 persen atau 242.519 orang dari total 265.147 sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Ahad, mengatakan vaksinasi terus digenjot di semua fasilitas kesehatan di seluruh Kota Kendari, termasuk di Kantor Dinas Kesehatan setempat agar bisa mencapai target sasaran sehingga bisa dilakukan vaksinasi dosis tiga."Cakupan vaksinasi dosis satu di Kendari sudah 91,47 persen dan dosis keduamencapai 156.124 atau 58,88 persen dari target sasaran," katanya.

Baca Juga

Vaksinasi menyasar tenaga kesehatan, petugas publik, warga kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, pekerja, dan remaja guna membentuk ketahanan komunal dari penyebaran Covid-19 dan varian baru jenis Omicron. Ia merinci cakupan vaksinasi di daerah itu di antaranya tenaga kesehatan dosis pertama sebanyak 5.769 orang (138,98 persen), dosis kedua mencapai 5.313 orang (127,99 persen), dosis ketiga atau vaksin penguat (booster) mencapai 3.556 orang (85,67 persen) dari 4.151 sasaran. Vaksinasi dosis pertama bagi petugas publik mencapai 51.069 orang atau 135,07 persen dan dosis kedua telah dilakukan kepada 36.507 orang atau 96,55 persen dari 37.810 sasaran.

Kelompok lanjut usia yang sudah menerima vaksinasi dosis pertama di kota ini tercatat 8.770 atau 51,47 persen, dosis kedua mencapai 6.217 atau 36,48 persen. Lalu dosis ketiga mencapai 52 atau 0,31 persen dari 17.040 sasaran. Sasaran vaksinasi kelompok masyarakat umum dan rentan ada 170.409 orang, dimana yang telah menerima dosis pertama mencapai 138.774 atau 81,44 persen. Vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 82.757 atau 48,56 persen dari sasaran.

Kemudian, cakupan vaksinasi kelompok remaja mencapai 36.883 atau 103,21 persen dari 35.737 sasaran. Kemudian vaksinasi dosis kedua mencapai 24.975 atau 69,89 persen dari sasaran. Rahminingrum menambahkancakupan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di kota ini mencapai 796 orang atau 2,13 persen dosis pertama dan dosis kedua mencapai 18 atau 0,05 persen dari 37.352 sasaran."Meski sudah melakukan vaksinasi tetap disiplin protokol kesehatan, jangan abai pakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan. Dan bagi yang belum melakukan vaksinasi mari ikut vaksin," kata Rahminingrum.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile