Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

6 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Larang Muslim Masuk Masjid Ibrahimi adalah Pelanggaran Hukum

Senin 28 Feb 2022 22:50 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Agung Sasongko

Masjid Ibrahimi

Masjid Ibrahimi

Foto: sahabatalaqsha
Mencegah warga Palestina memasuki Masjid Ibrahimi merupakan pelanggaran hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Palestine Liberation Organization (PLO) mengatakan bahwa mencegah warga Palestina memasuki Masjid Ibrahimi di kota Hebron Tepi Barat adalah pelanggaran hukum dan konvensi internasional.

Departemen HAM PLO membuat sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada peringatan 28 tahun pembantaian Masjid Ibrahimi. "Sejak 25 Februari 1994, orang-orang Palestina dilarang untuk masuk masjid, shalat di dalamnya dan mengumandangkan adzan,"tulis pernyataan tersebur. 

Baca Juga

Pada tanggal 25 Februari 1994, pemukim ekstremis Israel Baruch Goldstein menembaki jamaah Palestina saat warga Palestina melakukan shalat subuh di Masjid Ibrahimi. Peristiwa tersebut menewaskan 29 jamaah dan melukai lebih dari 100 lainnya.

"Sejak itu, otoritas pendudukan Israel telah melakukan Yudaisasi Masjid Ibrahimi dengan mencegah warga Palestina memasukinya ketika para pemukim merayakan ritual mereka," tambah pernyataan itu.

Kemudian keputusan dikeluarkan oleh badan-badan internasional yang memutuskan bahwa Masjid Ibrahimi adalah bagian dari warisan dan merupakan tempat suci untuk Muslim dan Palestina. PLO menyerukan masyarakat internasional untuk menegakkan tanggung jawabnya dan memberikan perlindungan internasional bagi warga Palestina dan tempat-tempat suci mereka di bawah pendudukan Israel.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile