Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Empat Orang Pengunjung Wisata di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal

Rabu 04 May 2022 01:25 WIB

Red: Bayu Hermawan

Ilustrasi Mayat

Ilustrasi Mayat

Foto: Mgrol120
Empat orang wisatawan ditemukan meninggal pada dua objek wisata di Pasaman Barat

REPUBLIKA.CO.ID, SIMPANG EMPAT -- Empat orang pengunjung pada dua objek wisata di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan meninggal dunia pada hari kedua Lebaran, Selasa (3/5/2022) kemarin. Empat wisatawan itu meninggal diduga karena tidak bisa berenang sehingga hanyut dan tenggelam.

 

Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Rida Warsa, mengatakan keempat pengunjung itu ditemukan sudah meninggal dunia pada Selasa sore. "Selasa malam keempat korban sudah berada di rumah duka," katanya di Simpang Empat, Rabu (4/5/2022) pagi.

Baca Juga

Rida mengatakan, tiga orang korban itu ditemukan di objek wisata Pantai Sikabau Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka adalah pria inisial F (42), seorang mahasiswa inisial TY (28), dan seorang petani A (52). Sementara itu satu orang pelajar ditemukan meninggal dunia di objek wisata Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang inisial RH (16).

Dia menjelaskan keempat pengunjung diduga pergi liburan ke dua lokasi objek wisata itu pada Selasa (3/5) siang. Diduga saat itu pengunjung ramai mandi-mandi dan diduga korban hanyut atau tenggelam, sehingga berkemungkinan kram atau korban tidak bisa berenang.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan Polri, TNI, Basarnas Pos Pasaman, BPBD, kelompok sadar wisata dan pemerintahan nagari. Korban ditemukan pada Selasa sore atau empat jam setelah korban diketahui hilang.

PMI berharap agar setiap kelompok atau panitia yg mengadakan kegiatan wisata khususnya wisata air yang termasuk berisiko, agar dibentuk semacam tim keselamatan dari pemuda atau kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat. "Kami dari PMI bersedia memberikan ilmu pertolongan pertama dan dari Basarnas ilmu waterrescue siap untuk melatih mereka secara gratis," katanya pula.

Apalagi, katanya, saat ini Pasaman Barat banyak objek wisata berbasis air seperti pantai, air terjun, bendungan bahkan waterboom.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile