Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rusia: Pembicaraan dengan Ukraina Masih Berlangsung

Senin 09 May 2022 13:28 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghadiri konferensi pers dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setelah pertemuan mereka di Kyiv, Ukraina, Ahad, 8 Mei 2022.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghadiri konferensi pers dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setelah pertemuan mereka di Kyiv, Ukraina, Ahad, 8 Mei 2022.

Foto: AP/Efrem Lukatsky
Moskow menuding Kiev menyudahi pembicaraan dan memanfaatkan soal laporan kekejaman.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Kepala perunding Rusia Vladimir Medinsky pada Senin (9/5/2022) mengatakan bahwa pembicaraan damai dengan Ukraina masih berlangsung dan digelar dari jarak jauh. Demikian dilaporkan kantor berita Interfax.

 

Moskow menuding Kiev menyudahi pembicaraan dan memanfaatkan laporan kekejaman yang dilakukan pasukan Rusia di Ukraina untuk mengacaukan perundingan. Rusia membantah telah menargetkan warga sipil dalam apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus".

Baca Juga

Ditanya tentang kapan pembicaraan langsung digelar, Medinsky menjawab, "Kami butuh yang lebih spesifik untuk bertemu langsung."

Ukraina dan Rusia belum mengelar pembicaraan damai secara tatap muka sejak 29 Maret, meski keduanya telah bersua via tautan video. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada April mengatakan bahwa ada potensi besar pembicaraan damai akan berakhir. 

Ia menyebut kemarahan publik dengan apa yang disebutnya kekejaman Rusia yang dilakukan saat mereka mundur dari wilayah utara Ukraina di sekitar Kiev.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut aksi Moskow sebagai "operasi militer khusus" yang dirancang untuk melucuti senjata Ukraina, membela penutur bahasa Rusia dari persekusi dan mencegah Amerika Serikat beserta sekutunya memanfaatkan negara tersebut untuk mengancam Rusia.

Ukraina menolak klaim persekusi Putin dan membantah ancaman apa pun untuk Rusia dari Ukraina atau negara Barat.Pihaknya mengatakan sedang berperang melawan perampasan tanah yang tak beralasan.

sumber : Reuters/antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile