Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

1 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Airlangga Bertemu Menteri Ekonomi Arab Saudi Perkuat Kerja Sama

Senin 23 May 2022 08:31 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Al-Ibrahim di Davos, Swiss, pada Ahad (22/5/2022).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Al-Ibrahim di Davos, Swiss, pada Ahad (22/5/2022).

Foto: Istimewa
Indonesia berharap dapat menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi visi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi Faisal Al-Ibrahim di Davos, Swiss, pada Ahad (22/5/2022).

"Terdapat beberapa isu yang diangkat dalam pertemuan bilateral tersebut, antara lain mengenai perdagangan antara kedua negara dan rencana kerja sama pada bidang investasi," kata Airlangga dalam keterangan resmi, Senin (23/5/2022).

Baca Juga

Airlangga pada pertemuan tersebut menyampaikan harapan agar Indonesia dapat menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi antara Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045. Airlangga juga menyampaikan beberapa perkembangan terkait Presidensi G20 Indonesia, keanggotaan Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG), dan harapan agar Pemerintah Arab Saudi turut mendukung pencapaian kepentingan global.

Menteri Faisal Al-Ibrahim menanggapi dengan menjelaskan perekonomian Arab Saudi yang didorong oleh minyak dan gas, serta hubungannya dengan perang di Ukraina yang menyebabkan volatilitas harga energi, metal, dan investasi. Arab Saudi telah mengantisipasi dampak perang dengan meningkatkan kapasitas kilang dan berharap G20 dapat menjaga keamanan global, terutama terkait keamanan pangan.

Kedua menteri juga mendiskusikan perkembangan teknologi perminyakan di Arab Saudi seperti investasi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), hidrogen biru, dan investasi di Ibu Kota Nusantara. Arab Saudi sebagai salah satu negara G20 juga menyampaikan dukungan penuh bagi Presidensi G20 Indonesia.

Airlangga juga menyampaikan harapannya agar Arab Saudi berpartisipasi dalam Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan G20.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile