REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA - Kebakaran hutan di puncak gunung Slamet yang terjadi sejak Sabtu (20/8) telah berhasil dipadamkan seluruhnya. Humas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, Akhmad Ramdhan, kebakaran sempat merambat ke hutan lindung di sekitar jalur pendakian dari pos Bambangan Purbalingga. "Luas area yang terbakar seluruhnya sekitar 5 hektar," jelasnya.
Dia menyebutkan, untuk melakukan pemadaman agar area kebakaran tidak makin meluas, pihak KPH Pekalongan Barat mengirimkan 25 personel. Mereka terdiri dari 15 relawan dan 10 orang merupakan pegawai Perhutani.
Petugas SAR Purbalingga, Arif Wahyudi, mengatakan lokasi kebakaran berlokasi dekat puncak Gunung Slamet, atau batas vegetasi antara area pasir batuan dan area semak-semak. Area semak-semak inilah yang terbakar.
Menurutnya, proses pemadaman dilakukan dengan cara tradisional. Yakni, dengan cara membabat semak di sekitar api agar api tidak terus menjalar ke hutan lindung yang ada di dekatnya. Selain itu, mereka juga membuat parit untuk memutus kobaran api agar tidak menjalar.