Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gagal Terus Raih Trofi Liga Champions, PSG akan Sewa Psikolog

Selasa 26 Jul 2022 04:31 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

 Direktur Olahraga PSG Luis Campos  ingin mengubah mentalitas PSG jelang musim 2022/2023 dengan melakukan perubahan besar secara menyeluruh.

Direktur Olahraga PSG Luis Campos ingin mengubah mentalitas PSG jelang musim 2022/2023 dengan melakukan perubahan besar secara menyeluruh.

Foto: sportskeeda.
Direktur Olahraga PSG Luis Campos ingin mengubah mentalitas PSG pada musim 2022/2023.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Paris Saint-Germain (PSG) sangat serius mewujudkan mimpinya mengangkat trofi Liga Champions. Gelar tersebut membuat PSG semakin penasaran karena gagal diraih meskipun sudah diisi oleh pemain-pemain kelas satu dunia.

 

PSG gagal di final Liga Champions 2020 setelah kalah dari Bayern Muenchen. Musim lalu PSG sangat dijagokan mengangkat trofi si Kuping Besar itu setelah kedatangan Lionel Messi, Sergio Ramos, dan pemain bintang lainnya.

Baca Juga

Namun, PSG justru terhenti di babak 16 besar dari Real Madrid. Dilansir dari Football Espana, Selasa (26/7/2022), PSG akan menyewa psikolog olahraga untuk membantu memecahkan rekor di Liga Champions.

Direktur Olahraga PSG Luis Campos ingin mengubah mentalitas PSG jelang musim 2022/2023 dengan melakukan perubahan besar secara menyeluruh. Mencari seorang psikolog olahraga salah satu yang akan dilakukan Campos agar bisa menaklukkan kompetisi Eropa yang selalu gagal diraih beberapa musim terakhir.

PSG memang tampak ada masalah pada mentalitas ketika berlaga di Eropa. Musim lalu, PSG sejatinya sudah berpeluang lolos ke babak delapan besar berkat kemenangan 1-0 di leg pertama yang berlangsung di Paris. Tetapi Real Madrid justru berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-1.

Hattrick Karim Benzema di babak kedua menyebabkan kekacauan bagi PSG di Santiago Bernabeu yang menyebabkan PSG tersingkir di babak 16 besar keempat kalinya dalam enam musim terakhir.

Penunjukan psikolog olahraga diharapkan dapat membantu memecahkan masalah mentalitas tim agar bisa menantang tim elite Eropa pada musim 2022/2023.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile