Sabtu 13 Aug 2022 06:43 WIB

Muharram Bangkit,  BMH Bahagiakan Dino, Rahmat dan Santri Yatim lainnya di Parepare

Santri yatim itu diajak berbelanja kebutuhan harian  di toko.

Laznas BMH Sulsel  mengajak para santri  Yayasan Arrisalah Parepare berbelanja kebutuhan harian di toko terdekat, Kamis (11/8/2022).
Foto: Dok BMH
Laznas BMH Sulsel mengajak para santri Yayasan Arrisalah Parepare berbelanja kebutuhan harian di toko terdekat, Kamis (11/8/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, PAREPARE -- Lima tahun lamanya Dino Maulana (17) tinggal di lingkungan, Sulawesi Selatan. Dino dan sebagian teman-temannya bernasib  sama, telah menjadi yatim dan harus tinggal jauh dari orangtua.

Guna memberi semangat dan asa kepada Dino dan teman-temannya, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH)  Sulawesi Selatan mengajak mereka berbelanja kebutuhan harian di pondok pesantren ke toko terdekat, Kamis  (11/8/2022).

Bermacam keperluan mereka beli seperti odol, sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi dan makanan ringan serta minuman.

Dino menceritakan keperluan hariannya selama ini dibantu oleh ustadz dari pesantren. Sedangkan Rahmat Bohari yang telah ditinggal mati ayahnya delapan  tahun lalu kadang mendapat kiriman dari kakaknya. "Kalau  habis betul sabunku. Minta sama kakak sepupu," unkapnya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (12/8/2022).

Tentu saja hidup tidak memiliki orangtua sangat berat bagi anak-anak ini. Walaupun  jauh dari keluarga.

Namun kepedihan itu mereka tahan untuk mendapat pendidikan dan penghidupan masa depan yang lebih baik.

"Alhamdulillah melalui momentum Muharram 1444 H, khususnya Muharram Bangkit, BMH mencoba untuk memberikan penguatan, semangat dan asa kepada anak-anak yatim yang luar biasa ini dengan mengajak mereka langsung berbelanja ke toko dekat pesantren," tutup Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulsel, Bashori.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement