Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kepala BKKBN Jelaskan Berbagai Macam Penyebab Stunting

Rabu 28 Sep 2022 13:56 WIB

Rep: dian fath risalah/ Red: Hiru Muhammad

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menilai ada dua faktor yang menyebabkan anak tumbuh stunting.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menilai ada dua faktor yang menyebabkan anak tumbuh stunting.

Foto: istimewa
Pola asuh orangtua yang salah juga dapat membuat anak menjadi stunting

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, dr. Hasto Wardoyo, mengatakan ada dua faktor yang menyebabkan anak tumbuh stunting. Pertama adalah sub optimal nutrition atau kekurangan asupan makanan dengan nutrisi seimbang. Faktor kedua adalah sub optimal health dalam arti dia mungkin bayinya sering sakit-sakitan. Imunisasinya tidak lengkap, itu menjadi penyebab stunting,” kata Dokter Hasto dalam keterangan, Rabu (28/9/2022).

Tidak hanya dua faktor tersebut, pola asuh orangtua yang salah juga dapat membuat anak menjadi stunting. Hasto mencontohkan jika anak tidak bahagia maka nafsu makannya akan kurang anak tersebut agal tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.

Baca Juga

“Dia tidak bisa tinggi, dalam arti pendek. Jadi stunting pasti pendek, namun yang pendek belum tentu stunting. Dan juga dia pasti kemampuan intelektualnya di bawah rata-rata, jadi untuk bersaing secara akademik menjadi lebih sulit,” ujarnya.

Senada dengan Hasto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela Wiradinata mengatakan, berbagai gerakan dan inovasi yang telah digagas di Jawa Barat , Seperti Gerakan “Gemalur” atau Gemar Makan Telur, “Hatinya PKK” halaman indah tertib dan aman, secara rutin PKK juga bergerak mengedukasi masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dimulai dari keluarga.

“Dengan menanam sayuran di pekarangan rumah, juga berbagai tumbuhan yang sangat bermanfaat, seperti daun kelor, juga pemberian bibit ikan lele kepada masyarakat. Para kader PKK di berbagai level wilayah juga gencar melakukan sosialisasi pentingnya pencegahan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” kata Ida.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile