
Rabu , 01 Aug 2018, 16:22 WIB
Didin Berharap Pemerintah dan Guru Bercadar Saling Memahami

Ahad , 03 Dec 2017, 16:04 WIB
Kiai Didin: Energi Positif 212 Harus Diarahkan ke Dua Hal

Ahad , 22 Oct 2017, 12:34 WIB
Hari Santri Momentum Peningkatan Kualitas Santri dan Ponpes

Kamis , 05 Oct 2017, 08:49 WIB
'Hubungan Baik TNI-Umat Islam Kuncinya Perbaiki Komunikasi'

Kamis , 05 Oct 2017, 08:13 WIB
Didin: TNI dan Umat Islam adalah Kekuatan Indonesia

Ahad , 05 Feb 2017, 20:48 WIB
Pendataan Para Ulama Sebaiknya Diserahkan ke MUI

Jumat , 02 Dec 2016, 16:07 WIB
Tinggalkan Monas, Didin Hafidhuddin: Subhanallah, Ini Luar Biasa

Kamis , 10 Dec 2015, 17:12 WIB
Didin Hafidhuddin: ICMI Harus Lebih Terlibat dalam Menyelesaikan Persoalan Bangsa

Kamis , 23 Jul 2015, 15:19 WIB
Semua Bantuan ke Tolikara Diminta Disalurkan Lewat Baznas

Kamis , 05 Mar 2015, 03:33 WIB
IBF, Tak Sekadar Berburu Buku

Sabtu , 01 Mar 2014, 14:26 WIB
IBF DIusulkan DIpindah keJHCC Senayan

Sabtu , 01 Mar 2014, 14:12 WIB
Buku Anak Laris Manis di IBF

'Zakat Harus Dijadikan Pengeluaran Utama'
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prof KH Didin Hafidhuddin mengatakan, zakat masih merupakan pengeluaran paling buntut dari daftar pengeluaran keluarga. Itupun dikeluarkan kalau masih ada sisa. Jika tidak ada sisa, maka tidak membayar zakat. Akibatnya, perolehan zakat sangat jauh dari potensi zakat yang ada. Dijelaskan Didin, saat ini potensi zakat sebesar Rp 213 triliun. Namun perolehan...