
Jumat , 28 Dec 2018, 23:26 WIB
Ribuan Muslim Sukabumi Gelar Aksi Save Uighur

Rabu , 26 Dec 2018, 20:14 WIB
In Picture: Terkait Pelanggaran HAM Etnis Uighur, MUI akan Surati PBB

Rabu , 26 Dec 2018, 18:15 WIB
Soal Uighur, MUI akan Surati PBB, OKI, dan Liga Dunia Islam

Rabu , 26 Dec 2018, 17:37 WIB
MUI dan RI Dorong Cina Aktif Jelaskan Isu Uighur ke Ormas

Senin , 24 Dec 2018, 23:20 WIB
Bertemu Dubes Cina, NU Nyatakan Siap Jadi Mediator

Senin , 24 Dec 2018, 21:16 WIB
Silaturahim ke PBNU, Dubes Cina: Kasus Uighur Separatisme

Sabtu , 22 Dec 2018, 09:49 WIB
Ansor Ingatkan Kasus Muslim Uighur tak Sederhana

Sabtu , 22 Dec 2018, 09:42 WIB
Ketika Warga Cina Pun Turut Bersuara Soal Uighur

Sabtu , 22 Dec 2018, 08:59 WIB
Koordinasi Dakwah Islam Desak Pemerintah Panggil Dubes Cina

Sabtu , 22 Dec 2018, 08:56 WIB
GNPF Ulama Sebut Ada Penganiayaan Hingga Jual Organ Uighur

Jumat , 21 Dec 2018, 15:35 WIB
TKN Minta Cina Klarifikasi Represi Terhadap Muslim Uighur

Jumat , 21 Dec 2018, 11:12 WIB
Novel Bamukmin Pastikan Aksi Bela Muslim Uighur Usai Jumatan

Syarikat Islam Minta Dunia Desak Cina Setop Diskriminasi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pimpinan Pusat Syarikat Islam (PP SI) meminta pemerintah Indonesia bersama organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) dunia mendesak dunia internasional, menekan pemerintah Cina menghentikan kekerasan san intimidasi terhadap Muslim Uighur di Xinjiang, Cina. Ketua Umum PP Syarikat Islam, Hamdan Zoelva menyebut perlakuan diskriminatif pemerintah Cina terhadap warga Muslim etnis Uighur di Xinjiang sangat menyakiti umat Islam Indonesia juga dunia. "Tindakan...