Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tangerang Selatan Siagakan Rumah Lawan Covid-19

Senin 20 Jun 2022 20:31 WIB

Red: Nur Aini

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin booster COVID-19 ke seorang warga di bawah jembatan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (2/4/2022). Vaksinasi yang diselenggarakan Polri diikuti warga sekitar dan pedagang Ciputat yang berencana akan mudik lebaran.

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin booster COVID-19 ke seorang warga di bawah jembatan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (2/4/2022). Vaksinasi yang diselenggarakan Polri diikuti warga sekitar dan pedagang Ciputat yang berencana akan mudik lebaran.

Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal
Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan kini belum memiliki pasien

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan, Banten mulai disiagakan untuk pasien yang membutuhkan perawatan akibat paparan virus corona.

 

Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan Suhara Manullang dalam keterangannya di Tangerang, Senin (20/6/2022), mengatakan kesiapsiagaan ini sesuai instruksi wali kota setempat.

Baca Juga

"Kami memastikan jika lokasi isolasi terpusat Covid-19 di RLC siap menerima warga yang membutuhkan perawatan," kata Suhara Manullang.

Ia mengatakan saat ini di Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan tidak ada pasien yang dirawat meski ada peningkatan kasus harian sesuai data Dinas Kesehatan.

"Kita siapkan antisipasi jika terjadi kenaikan kasus Covid-19," katanya.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan memang ada peningkatan kasus harian Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

"Ada peningkatan kasus hariannya, awalnya 28 kasus, kemudian 40 kasus dan menjadi 43 kasus. Dalam sepekan terakhir ini ada peningkatan kasus harian," kata dia.

Benyamin menuturkan peningkatan kasus Covid-19 tersebut masih jenis omicron. Untuk Subvarian BA.4 dan BA.5 belum ditemukan.

"Sampai saat ini masih jenis omicron. Untuk sementara hasil identifikasi belum ada sub-varian baru itu," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile