Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Covid Meningkat, Merauke Terapkan Belajar dari Rumah Lagi

Kamis 13 Aug 2020 09:14 WIB

Red: Esthi Maharani

Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti belajar tatap muka

Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti belajar tatap muka

Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Belajar dari rumah kembali diterapkan karena kasus Covid-19 meningkat di Papua

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA  - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, Papua, Sonny Betaubun mengakui, saat ini pihaknya kembali menerapkan belajar dari rumah untuk pelajar sekolah lanjutan baik tingkat pertama maupun atas akibat meningkatnya kasus positif Covid-19.

Sejak Selasa (11/8) Dinas Pendidikan Merauke mengeluarkan surat edaran ke sekolah menengah agar KBM tatap muka dialihkan dan kembali menerapkan belajar dari rumah khususnya yang berada di distrik zona merah.

"Kebijakan itu diambil akibat jumlah warga positif terjangkit Covid-19 meningkat sehingga pihaknya mengeluarkan edaran tersebut," kata Betaubun, Kamis (13/8)

Ia mengakui sembilan distrik yang masuk zona merah itu termasuk empat distrik penyangga. Dinkes Merauke menyebut lima distrik yang masuk zona merah yaitu Distrik Merauke, Semangga, Tanah Miring, Malind dan Distrik Kurik. Sedangkan empat distrik penyangga yakni Distrik Sota, Okaba, Ulilin, serta Distrik Jagebob, jelas Betaubun.

"Belum dapat dipastikan kapan KBM untuk sekolah lanjutan baik tingkat pertama maupun atas kembali dilakukan dalam bentuk tatap muka karena tergantung perkembangan kasus Covid-19," kata Sonny Betaubun.

Sementara untuk 11 distrik lainnya kegiatan belajar mengajar berlangsung normal yakni tatap muka yang pelaksanaannya diatur sekolah masing-masing. Sebelas distrik yang melaksanakan KBM sesuai kondisi daerah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yaitu Distrik Nauken Jerai, Ekigobel, Muting, Abimha, Kaptel, Ngguti, Tubang, Kimaan, Tabonji dan Waan serta Distrik Ilwayab.

Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Merauke menyatakan 16 orang saat ini dirawat karena positif terinfeksi virus corona baru.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile