JAKARTA -- Layanan perpustakaan digital atau i-Jakarta saat ini telah memiliki ruangan khusus untuk para operatornya atau i-Jakarta Center.
Kepala BPAD DKI Jakarta, Tinia Budiati, mengatakan, i-Jakarta merupakan perpustakaan digital pertama di Indonesia. Ternyata, kata dia, langkah DKI diikuti provinsi lain. Menurut dia, mudahnya mengakses buku-buku digital, membuat minat membaca masyarakat tumbuh kembang kembali dengan cepat.
"Kita sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki perpustakaan digital. Pengguna aplikasi i-Jakarta ini juga dapat membaca, menulis dan berbagi dalam aplikasi ini," kata Tinia saat meresmikan i-Jakarta Center di gedung BPAD DKI, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/12).
I-Jakarta sudah diluncurkan pada Juni 2015 lalu. Namun, baru hari ini memiliki ruangan khusus bagi operatornya. Aplikasi i-Jakarta dapat diunduh melalui operasi sistem android, iOS, dan desktop. Saat ini, tercatat ada sekitar 80 ribu pengunjung aktif. Kemudian ada 145 ribu pengunjung yang sudah mengunduh berbagai buku. berita jakarta ed: Erik Purnama Putra