Ahad 15 May 2011 13:00 WIB

Cegah Kebocoran Data, Israel Batasi Akses Internet

REPUBLIKA.CO.ID, Militer rezim Zionis Israel telah melarang akses ke banyak situs publik dalam upaya untuk mengurangi kebocoran data sensitif atau memalukan ke internet. Selama beberapa pekan terakhir, mengakses jaringan sosial populer seperti Twitter dan Facebook telah diblokir dari komputer di kantor dan markas militer Israel, Press TV melaporkan pada Sabtu (14/5).

Militer Israel juga memblokir akses ke layanan email seperti Gmail dan Hotmail dari markasnya. Serdadu Zionis kini hanya diperbolehkan untuk menggunakan layanan email Israel seperti, gov.il, dan hanya diizinkan mengakses beberapa situs tertentu.

Pembatasan terbaru datang hampir satu tahun setelah tentara Israel dihadapkan pada aksi memalukan karena mengunduh foto dan video sensitif ke situs jaringan sosial. Sebagai contoh, seorang tentara Israel mengunduh sebuah video dirinya yang menari di depan seorang tawanan perempuan Palestina dengan mata tertutup pada bulan Mei 2010.

Pada bulan Agustus 2010, seorang tentara Israel memasang foto dirinya dengan tahanan Palestina di Facebook. Tel Aviv juga melaporkan beberapa kebocoran keamanan yang dipublikasikan pada website yang berbeda oleh tentara Israel.

Sejak tahun 2006, militer Israel telah memiliki unit khusus yang bertugas memindai situs sosial, yang mereka sebut mungkin terdapat tanda-tanda pelanggaran keamanan.

sumber : IRIB/RM
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement