Jumat 30 Mar 2012 17:37 WIB

Demonstran Jebol Pagar Besi DPR

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Karta Raharja Ucu
DEMO TOLAK BBM. Mahasiswa pengunjukrasa berusaha menjebol pagar saat melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (29/3)
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
DEMO TOLAK BBM. Mahasiswa pengunjukrasa berusaha menjebol pagar saat melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (29/3)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pagar sebelah utara gerbang utama komplek DPR/MPR RI berhasil dirobohkan massa yang melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikkan harga bahan bakar (BBM) bersubsidi, Jumat (30/3). Mereka menarik pagar besi setinggi hampir empat meter dengan cara menggelantungkan diri, dan sebagian lainnya mengikat pagar dengan spanduk kemudian ditarik beramai-ramai dari luar area halaman komplek DPR/MPR RI.

Massa sebelumnya terus mencoba merubuhkan pagar tepat di sebelah selatan gerbang masuk utama komplek DPR/MPR RI dengan cara yang serupa.

Aksi tersebut berlangsung setelah Shalat Jum'at sekitar pukul 14.00 WIB. "Tarik...tarik," teriak pendemo yang berusaha merubuhkan pagar. Orasi dari koordinator lapangan yang berteriak semakin membakar emosi para pendemo. "Hidup rakyat Indonesia," sebut sang koordinator lapangan.

Tak hanya itu, demonstran juga menggedor-gedor gerbang utama komplek DPR/MPR RI sembari membakar ban bekas di pagar DPR sebelah barat. Tak pelak, asap hitam pun menyebar mengotori udara di tengah terik matahari yang membakar kulit.

Aksi kali ini diikuti ratusan buruh dan pekerja berbagai perusahaan. Mahasiswa lintas perguruan tinggi juga memadati Jalan Gatot Subroto. Sementara jalan tol dalam kota tepat disebelah utara pagar utama halaman DPR juga sudah dirobohkan massa buruh dari Federasi Pekerja Metal Indonesia (FPMI).

Sebagian massa langsung meringsek masuk. Mereka langsung disambut personel Dit Sabhara agar tidak semakin jauh meringsek masuk. Massa terpaksa merubuhkan pagar karena gerbang utama tidak bisa dibuka. Besi sepanjang lebih dari 3 meter mengganjal pagar sehingga pagar besi yang semula bisa dibuka, menjadi terkunci kuat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement