Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Diabetes Bisa Ganggu Aktivitas Seksual Perempuan

Selasa 14 May 2013 01:00 WIB

Red: Citra Listya Rini

Periksa gula darah dengan berkala (Ilustrasi)

Periksa gula darah dengan berkala (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diabetes pada perempuan dapat mengganggu aktivitas seksual. Hal ini disampaikan oleh Staf Divisi Metabolik Endokrinologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dyah Purnamasari.

Ia mengatakan salah satu fungsi seksual yang terganggu akibat diabetes adalah perangsangan. Kadar gula dalam darah yang tetap tinggi dalam jangka panjang pada perempuan yang mengalami diabetes akan merusak pembuluh darah dan syaraf ke organ-organ seksual. 

Dyah menyampaikan syaraf dan pembuluh darah yang rusak juga membuat perlendiran vagina yang berfungsi sebagai respon seksual menjadi berkurang. Akibatnya, vagina tetap kering meski ada rangsangan seksual. Aktivitas seksual menjadi tidak nyaman sehingga minat berhubungan seks pun menurun.

Dikatakan Dyah, gejala-gejala khusus yang kerap dialami perempuan dengan diabetes, salah satunya infeksi vagina yang ditandai dengan keputihan yang muncul berulang-ulang meski telah diobati. 

"Berkali-kali keputihan, berobat (lalu) sembuh, berobat (lagi) sembuh (lagi). Kalau aware, pasti sadar ada sesuatu yang salah dan akan diperiksakan lebih lanjut," kata Dyah.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile