Rabu 04 Sep 2013 11:26 WIB

Akbar Tandjung: Konsep Nusantara Dikenal di Berbagai Belahan Dunia

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Mansyur Faqih
Akbar Tandjung
Foto: Republika/Yasin Habibi
Akbar Tandjung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Akbar Tandjung Institute (ATI), Akbar Tandjung mengatakan, konsep nusantara sudah dipelajari bangsa asing sejak dulu, antara lain oleh Rusia. Ini terlihat dari adanya Nusantara Society di salah satu universitas di negara tersebut sejak lama.

"Selain Rusia, Belanda juga mempelajari konsep nusantara karena mereka yang menjajah indonesia. Ini berarti konsep nusantara memang dikenal di berbagai belahan di dunia," kata Akbar dalam acara Forum Dialog Nusantara, Rabu (4/9). 

Ia menambahkan, pemahaman nusantara di Indonesia selama ini sering didiskusikan secara serius di Lemhanas. Yaitu mengenai wawasan nusantara sebagai cara pandang tentang diri dan lingkungan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Akbar memandang nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan, pembangunan, dan wilayah. Namun tetap menghormati kemajemukan atau Bhineka Tunggal Eka.

Intinya, ujar Akbar, bangsa Indonesia dalam kehidupannya harus memegang empat pilar. Yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinekka Tunggal Eka. Pemahaman tentang wawasan nusantara perlu disosialisasikan agar dalam pembangunan harus sesuai dengan empat pilar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اَرِنِيْ كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتٰىۗ قَالَ اَوَلَمْ تُؤْمِنْ ۗقَالَ بَلٰى وَلٰكِنْ لِّيَطْمَىِٕنَّ قَلْبِيْ ۗقَالَ فَخُذْ اَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِفَصُرْهُنَّ اِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلٰى كُلِّ جَبَلٍ مِّنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًا ۗوَاعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌحَكِيْمٌ ࣖ
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” Allah berfirman, “Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang (mantap).” Dia (Allah) berfirman, “Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Baqarah ayat 260)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement