REPUBLIKA.CO.ID, VALLADOLID -- Kans Real Madrid untuk memenangi gelar La Liga kian tipis. Hasil imbang 1-1 di markas Real Valladolid, Kamis (8/5) dinihari WIB, membuat Madrid harus menggantungkan nasibnya kepada Malaga yang akan menjadi lawan Atletico Madrid pada Senin (12/5) dinihari WIB.
Cristiano Ronaldo dkk harus banyak-banyak berdoa agar Malaga mengalahkan Atletico. Karena, hanya itu yang bakal tetap menghidupkan asa Madrid untuk menjadi kampiun La Liga musim ini.
Madrid tetap berada di peringkat tiga dengan torehan 84 poin, tertinggal satu angka dari Barcelona di urutan dua (85 poin) dan terpaut empat poin Atletico di puncak klasemen (88 poin).
Jika Atletico meraih kemenangan atas Malaga, maka Madrid dipastikan terlempar dari jalur persaingan menuju tangga juara. Atletico Madrid bakal mengoleksi 91 poin. Poin itu tidak bisa dikejar Madrid yang hanya akan memiliki poin maksimal 90.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menyadari kian tipisnya peluang gara-gara hasil imbang ini. "Memang sulit, tapi secara matematis masih memungkinkan," kata Ancelotti dilansir laman resmi klub. Terpenting, tambah dia, Madrid wajib memetik kemenangan pada dua laga tersisa sambil berharap Atletico terpeleset.
Bertanding di Stadion Nuevo Jose Zorilla, Madrid sempat unggul lewat gol tendangan bebas Sergio Ramos pada menit ke-35. Namun, Valladolid membuyarkan kemenangan Madrid lewat gol telat Humberto Osorio yang memanfaatkan skema umpan pojok.
Ancelotti cukup menyesali anak asuhnya yang tidak mampu menjaga konsistensi sepanjang 90 menit. Padahal, kata dia, Madrid tampil mendominasi selama 70 menit. "Setelah itu kami kehilangan ritme permainan, bertahan lebih dalam, dan akhirnya kebobolan lewat situasi bola mati," keluh Ancelotti.
Dibalik hasil imbang ini, Madrid menyimpan kekhawatiran setelah Ronaldo harus ditarik keluar lapangan pada menit kesembilan. Ronaldo mengalami masalah otot selepas melakukan sprint. Alvaro Morata ditunjuk menggantikan Ronaldo.
Pelatih berpaspor Italia tersebut harus melihat kondisi Ronaldo dalam beberapa hari kedepan. Namun, ia cukup yakin cedera bomber andalannya itu tidak serius. "Dia tidak merasakan sakit, tidak juga mengeluh ototnya mengalami keseleo," Ancelotti meyakini.
Senada dengan Ancelotti, bek Sergio Ramos juga belum ingin mengibarkan 'bendera putih' terhadap persaingan gelar. "La Liga belum selelasi. Selama ada peluang walau sekecil apapun, kami akan terus berjuang," tegas dia.