Selasa 05 Aug 2014 06:06 WIB

Mesir Layangkan Nota Protes ke Amerika, Kenapa?

Red: M Akbar
Mesir
Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Pemerintah Mesir lewat Kementerian Luar Negerinya menyampaikan protes kepada Amerika Serikat terkait pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Marie Harf, yang menimbulkan kecaman di Kairo.

Kedutaan Besar Mesir di Washington telah menyampaikan nota diplomatik protes tersebut, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Badr Abdel Athiy seperti dikutip kantor berita Mesir, MENA, Senin (5/8) waktu setempat.

Disebutkan, Mesir menolak keras pernyataan Jubir Kemlu AS tersebut yang menyebutkan bahwa bantuan militer AS kepada Mesir digunakan untuk menumpas para demonstran anti-pemerintah.

Marie Harf merujuk pada penumpasan aparat keamanan terhadap demonstran pendukung presiden terguling Mohamed Moursi yang berlangsung sejak pertengahan tahun silam.

Menurut laporan pegiat hak asasi manusia, tercatat lebih dari 1.634 orang tewas dalam bentrokan berdarah sejak tumbangnya Presiden Moursi pada 3 Juli 2013 lalu.

Para pengamat menilai, penumbangan Presiden Moursi yang dipelopori militer itu awalnya dikecam AS, namun belakangan Washington mulai melunak.

Terkait melunaknya Washinton tersebut, kantor berita MENA pada Senin (4/8) juga mengutip pernyataan Presiden AS Barack Obama bahwa Presiden Moursi dilengserkan akibat ketidakmampuannya memimpin pemerintahan.

"Obama menegaskan, Presiden baru Mesir Abdel Fatah Al Sisi telah berjanji akan menghormati kebebasan berpolitik di Mesir dan mengayomi semua semua faksi politik dalam membangun negara demokrasi," katanya.

Disebutkan, Washington menyambut dan mendukung presiden terpilih sesuai kehendak rakyat.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement