Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pembebasan WNI, Pemerintah Percayakan pada Filipina

Jumat 22 Apr 2016 09:02 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Sutomo (49) menunjukan foto putranya Bayu Oktavianto yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di Filipina di Miliran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (29/3).

Sutomo (49) menunjukan foto putranya Bayu Oktavianto yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di Filipina di Miliran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (29/3).

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah memberi kepercayaan kepada pemerintah Filipina dalam pembebasan ke-10 sandera WNI yang ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf.

 

Selama ini, pemerintah pun terus mengupayakan pembebasan sandera dengan menjalin komunikasi dengan pemerintah Filipina.

“Pemerintah selalu saja berpegang prinsip memberikan kepercayaan kepada pemerintah setempat, yaitu Filipina, untuk mengupayakan keselamatan warga kita di tangan dia,” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (22/4).

Baca juga, Butuh Sedikitnya Tiga Bulan untuk Bebaskan Sandera WNI.

Saat ini, lanjut JK, pemerintah masih menunggu hasil dari komunikasi kedua pemerintah guna membebaskan para sandera. Terkait pembayaran tebusan yang akan dilakukan oleh perusahaan pemilik kapal, pemerintah pun menegaskan tak mendorong perusahaan untuk membayar tebusan tersebut.

“Oleh karena itu, pemerintah tidak pernah mau campur tangan dan tidak mau ikut serta dalam tebusan-tebusan. Kita pemerintah tidak akan pernah ikut mau katakanlah membayar tebusan, tidak,” ucap JK.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile