Jumat 20 Oct 2017 05:24 WIB

Uji KIR Gratis untuk Angkot tak Buat Pemkot Cirebon Bangkrut

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah
Petugas melakukan pengecekan saat uji uji kendaraan bermotor (KIR) Taksi berbasis aplikasi daring (online) di Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (1/8).(Republika/Yasin Habibi)
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Petugas melakukan pengecekan saat uji uji kendaraan bermotor (KIR) Taksi berbasis aplikasi daring (online) di Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (1/8).(Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pemkot Cirebon menggratiskan biaya uji KIR, pengawasan dan izin trayek bagi angkot konvensional. Ini merupakan bagian dari kesepakatan ikrar damai antara transportasi online dan konvensional. Kebijakan itu pun tak membuat Pemkot Cirebon menjadi bangkrut. "Uji KIR tetap dijalankan, tapi gratis," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Ujianto W Utomo, Kamis(19/10).

 

Ujianto menjelaskan, dalam Perda No5 Tahun 2012  tentang Retribusi Jasa Umum disebutkan bahwa wali kota dapat memberikan pengurangan, keringanan dan pembebasan retribusi. Adapun tata cara pengurangan, keringanan dan pembebasan retribusi itu diatur lebih lanjut dalam peraturan wali kota.