Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bos Marvel Studios Ungkap Adegan Avengers yang Dihapus

Sabtu 10 Aug 2019 04:40 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Reiny Dwinanda

Chris Evans sebagai Captain America di Avengers: Endgame.

Chris Evans sebagai Captain America di Avengers: Endgame.

Foto: Disney/Marvel Studios via AP
Marvel menghapus adegan film Avengers yang tampak traumatis bagi anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Marvel Studios telah mengungkapkan film Avengers yang dihapus. Presiden Marvel Studios Kevin Feige menyatakan Infinity War dan Endgame hampir saja memperlihatkan kepala Kapten Amerika yang terputus. 

 

Namun, dia menjelaskan adegan Endgame yang mempertontonkan kematian itu, memberikan dampak traumatis bagi anak-anak. Hal itu diungkapkan saat dirinya tampil di program televisi Empire di London. 

Baca Juga

Bersama Blockbuster (Perusahaan pembuatan video -Red), Feige berencana menjadikan Thanos ancaman yang paling menakutkan. Terdapat sebuah adegan yang memperlihatkan penjahat yang diperankan oleh Josh Brolin, duduk di atas takhta terbuat dari tengkorak.

Mereka, menurut Feige, memiliki misi untuk menyelesaikan waktu pencurian kemudian kembali ke dunia yang telah ditaklukkan oleh Thanos.

"Tahta yang terbuat dari tulang dan tengkorak dilemparkan, seperti bola bowling, tengkorak kepala Captain America yang terputus, masih ditutupi,” kata Feige dikutip dari The Independent, Jumat (9/8). 

"Dan itu sangat keren, tetapi logika untuk menuju ke sana menyulitkan kita," ujarnya.

Marvel telah mengumumkan rencana untuk melanjutkan Fase Empat di Comic-Con baru-baru ini. Penggemar dapat menemukan ikhtisar dari 10 pengumuman besar tersebut.

Saat berada di Comic-Con, Feige menjelaskan bahwa Avengers bisa dengan sendirinya mengalahkan Thanos jika Thanos tidak memiliki bala bantuan dari pasukannya.

Feige menyebut adegan itu merupakan saat yang mengerikan. “Berakhir dalam satu set halaman pada satu titik dalam naskah," ungkapnya.

 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile